Kader PDIP Pendukung Gibran Dikeroyok dan Dipukuli Oknum Satgas PDIP

Kader PDIP Pendukung Gibran Dikeroyok dan Dipukuli Oknum Satgas PDIP - Hallo sahabat percobaan blog, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Kader PDIP Pendukung Gibran Dikeroyok dan Dipukuli Oknum Satgas PDIP, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel News, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Kader PDIP Pendukung Gibran Dikeroyok dan Dipukuli Oknum Satgas PDIP
link : Kader PDIP Pendukung Gibran Dikeroyok dan Dipukuli Oknum Satgas PDIP

Baca juga


Kader PDIP Pendukung Gibran Dikeroyok dan Dipukuli Oknum Satgas PDIP

Fikroh.com - Diduga, Ketua Anak Ranting PDIP di RW 028 Kelurahan/Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, dikeroyok dan dipukuli puluhan kader PDIP di wilayahnya, Minggu (19/7/2020) malam.

Agung Walet merupakan kader PDIP yang aktif mendukung Gibran Rakabuming Raka, dalam Pilkada Solo 2020.

Ketika DPC PDIP Solo mengusung pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa (Puguh), Agung sudah menyatakan mendukung Gibran agar mendapat rekomendasi dari DPP PDIP.

Dia aktif dalam pergerakan Komunitas Pejuang Demokrasi PDIP Solo yang pada Jumat (26/6/2020) menyatakan dukungan untuk Gibran Rakabuming.

Selain itu, Agung juga aktif dalam Komunitas Banteng Solo Bergerak (BSB) yang pada Kamis (16/7/2020) mendeklarasikan dukungan kepada Gibran. Bahkan, di BSB Agung tercatat sebagai sekretaris.

Dilansir Solopos.com, Agung yang saat ini dirawat di RS dr Oen Kandang Sapi, Jebres, Solo, mengaku merasa mual dan pusing. Sehingga pada Senin (20/7/2020) sekitar pukul 01.00 WIB diantarkan teman-temannya ke rumah sakit.

Setelah laporan ke Polresta Solo, sekitar pukul 01.00 WIB, dia pusing dan mual. Sehingga diantar teman-teman ke rumah sakit.

Agung yang sempat mengirimkan foto yang menunjukkan dirinya sedang terbaring di ranjang RS dr Oen Jebres, berharap bisa segera pulang untuk bertemu dengan tiga anaknya. Tapi, hingga Senin siang belum ada keputusan kapan dia boleh pulang.

"Mudah-mudahan bisa segera pulang. Ini sudah ditungguin istri dan anak-anak di rumah," katanya.

Ditanya Solopos.com (jaringan Suara.com), ada atau tidak penjagaan terhadap dirinya mengingat dekatnya lokasi rumah sakit dengan lokasi pengeroyokan, kader PDIP Solo itu menjawab tidak ada.

"Mereka nggak ada yang berani sama saya. Yang berani mukul hanya satu orang yang nggak tahu siapa saya. Padahal di situ ada 50 orang," tandasnya.

Kuasa Hukum Agung, TH Wahyu Winarto, mengungkapkan, pihaknya telah melayangkan laporan ke Polresta Solo, Minggu (19/7/2020) pukul 23.30 WIB hingga selesai pukul 02.00 WIB.

Wahyu mengungkapkan, dugaan pengeroyokan Agung terjadi saat rapat konsolidasi di RW 28, Kelurahan/Kecamatan Jebres, Kota Solo.

"Menurut klien saya, ia diundang konsolidasi partai, ternyata di situ mengarah dirinya dipecat dari anak ranting," jelas Wahyu.

Agung, lanjut Wahyu, sempat merasa tidak terima dengan keputusan pemecatan yang menimpanya. "Hingga ia membanting snack yang berada tak jauh darinya sebelum akhirnya mengalami dugaan pengeroyokan," terangnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Solo, AKP Purbo Adjar Waskito, tidak mau berkomentar perihal kasus dugaan pengeroyokan itu.


Demikianlah Artikel Kader PDIP Pendukung Gibran Dikeroyok dan Dipukuli Oknum Satgas PDIP

Sekianlah artikel Kader PDIP Pendukung Gibran Dikeroyok dan Dipukuli Oknum Satgas PDIP kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Kader PDIP Pendukung Gibran Dikeroyok dan Dipukuli Oknum Satgas PDIP dengan alamat link https://percobaanbloggers.blogspot.com/2020/07/kader-pdip-pendukung-gibran-dikeroyok.html

0 Response to "Kader PDIP Pendukung Gibran Dikeroyok dan Dipukuli Oknum Satgas PDIP"

Posting Komentar